WONOSARI – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan dan kegiatan seremonial. Di bulan kemerdekaan Bangsa Indonesia, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul memilih cara lain untuk menyemarakkan suasana, yakni dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor dinas, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah masyarakat.
Beragam komoditas pangan disediakan dalam kegiatan tersebut dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Masyarakat yang datang tidak hanya dapat merasakan semarak bulan kemerdekaan, tetapi juga berkesempatan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.
Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau. Selain membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu di tingkat konsumen.

Salah seorang warga yang hadir, Nurul, mengaku cukup terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, harga sejumlah komoditas yang dijual dalam GPM lebih murah dibandingkan harga yang biasa ditemui di wilayah tempat tinggalnya.
“Niki kula tumbas brambang, mas. Regi selawe ewu sekilo, nggih kacek. Nek ten ndeso nggih dugi tigangdoso ewu-an (Ini saya beli bawang merah, mas. Harga dua puluh lima ribu sekilo, ya ada selisih. Kalau di kampung ya sampai tiga puluh ribuan sekilonya),” ujar Nurul dengan logat khas Gunungkidul saat ditemui tim media Dinas Pertanian dan Pangan.
Menurutnya, meskipun selisih harga tidak terlalu besar, perbedaan tersebut tetap dirasakan masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Kehadiran GPM di lingkungan dinas juga dinilai memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyampaikan, penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah di bulan kemerdekaan menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui upaya bersama dalam menjaga akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, dan terjangkau.
Semangat “merdeka”, lanjutnya, tidak hanya diwujudkan melalui gegap gempita perayaan, tetapi juga melalui langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.